DARURAT VAKSIN, FATWA MUI DAN TINJAUAN FIKIH DARURI (STUDI KASUS FATWA VAKSIN COVID-19 DI INDONESIA)

Authors

  • Husni Mubarrak A. Latief UIN Ar-Raniry Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.20414/ijhi.v20i2.386

Keywords:

Vaksin, Covid-19, Fatwa MUI, Fikih Daruri, Penalaran Hukum Islam

Abstract

Artikel ini ingin mendiskusikan fatwa ulama, tepatnya fatwa Majelis Ulama Indonesia, terkait hukum kebolehan jenis vaksin covid-19 tertentu yang mengandung unsur haram dengan alasan keadaan darurat. Bagaimanapun, terma darurat (dharurat syar’iyyah) sebagaimana dikenal dalam fikih daruri, memiliki pengertian, batasan dan kriterianya tersendiri untuk bisa dianggap dan diterapkan sebagai suatu keadaan darurat, sehingga membolehkan konsumsi hal yang diharamkan. Fatwa, dalam kapasitasnya sebagai sebuah produk hukum Islam, tentu tidaklah keluar dari ruang vakum, melainkan telah melalui suatu proses pemahaman dan penalaran terhadap permasalahan hukum vaksin Covid-19 itu di musim pandemi. Dengan menggunakan pendekatan hukum normatif, artikel ini menjadikan content fatwa MUI tersebut sebagai pisau analisis, selanjutnya kajian kualitatif ini menggunakan teori hukum kritis untuk menganalisis poin-poin penting yang terdapat di dalam fatwa. Artikel ini menyimpulkan, bahwa fatwa MUI ini, sejatinya didukung secara lebih mendalam oleh dalil dan penalaran kemaslahatan lainnya, guna memastikan dan memperkuat hujah serta alasan kebolehan vaksin Covid-19 yang mengandung unsur haram dengan dalih keadaan darurat.

Author Biography

Husni Mubarrak A. Latief, UIN Ar-Raniry Banda Aceh

UIN Ar-Raniry Banda Aceh

References

Abubakar, Al Yasa’, Metode Istislahiah-Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dalam Ushul Fiqih,
Banda Aceh: Bandar Pusblishing, 2012
Abubakar, Alyasa’ dan Ali Abubakar, “Hukum Vaksin MR: Teori Istihalah dan Istihlak
versus Fatwa MUI”, Media Syariah, Vol. 23, No. 1, 2021
Al-Bayanuni, Muhammad Abdul Fatah, Fiqh al-Dharurah: Ma’alimuhu wa Dhawabituhu
(terj. Fikih Darurat Pegangan Ilmiah Menjawab Persoalan Khilafiah), Jakarta:
Penerbit Turos, 2018
Al-Qaradhawi, Yusuf, Siyãsah Syar’iyyah fî Dhaw’i Nusûs Syarî’ah wa Maqãsidihã,
Kairo: Maktabah Wahbah, 2008
Al-Suyuthiy, Jalaluddin, al-Asybah wa al-Nazhair fi Qawaid wa Furu’ Fiqh al-Syafi’iyyah,
Beirut: Dar el-Kutub el-Ilmiyyah, 1983
Atho Mudzhar, Muhammad, Fatwa-fatwa Majelis Ulama Indonesia Sebuah Studi tentang
Pemikiran Hukum Islam di Indonesia, 1975-1988, Jakarta: INIS, 1993
Badri bin Abdullah, Ahmad, “Halal Vaccine and the Ethical Dimension of Vaccination
Programmes”, Islam and Civilisational Renewal, Vol. 5, No. 3, July 2014
Buwaithy, Muhammad Sa’id Ramadhan, Dhawabith al-Mashlahah fi al-Syari’ah al-
Islamiyyah, Beirut: Muassasah Risalah, 1992
Hallaq, Wael B., “Ifta’ and Ijtihad in Sunni Legal Theory: a Development Account”,
in Islamic Legal Interpretations, Muftis and Their Fatwas, ed. Muhammad Khalid
Masud, Brinkley Messick, and David S Powers, (Oxford and New York: Oxford
University Press, 2005)
Hasyim, Syafiq, “Indonesia’s MUI Today: Truly Moderate or Merely Pragmatic?”,
ISEAS Perspective 2021/3, Singapore: ISEAS Yusof Ishak Institute, 2021
https://nationalgeographic.grid.id/read/132059249/who-tetapkan-covid-19-
sebagai-pandemi-global-apa-maksudnya
https://www.kompas.com/sains/read/2021/05/21/190200023/8-vaksin-covid-19-
di-dunia-dan-efikasinya-melindungi-dari-virus-corona?page=all
Masud, MK, BM Messick, and DS Powers, Islamic Legal Interpretation, (Cambridge,
Massachusets, London: Harvard University Press, 1996)
Mohsin Ebrahim, Abul Fadl, “Vaccination in the Context of Al-Maqasid Al-Shari`ah
(Objectives of Divine Law) and Islamic Medical Jurisprudence”, Arabian Journal
of Business and Management Review (OMAN Chapter), Vol. 3, No.9, April 2014
Mubarrak, Husni, “Dirasat Fatwa Majelis Ulama Indonesia ’an al-Tahshin wa al-
Tath’im: Dirasat wa Munaqasyat”, Al-Ahkam, Vol. 20, No. 1, 2020
Murtadha, Muhammad bin Muhammad, Tãj al-‘Arûs min Jawãhir al-Qãmûs, Kuwait:
Wizãrah I’lãm, 1972
Nedjai, Radhia & Kamel Ouinez, “COVID-19 Vaccine Manufacturing in Islamic
Perspectives”, Academic Journal of Research and Scientific Publishing, Vol. 2, Issue
22, 2021
Nur Ichwan, Moch, “Towards a Puritanical Moderate Islam: The Majelis Ulama
Indonesia and the Politics of Religious Orthodoxy”, in Martin van Bruinessen
(ed), Contemporary Developments in Indonesian Islam - Explaining the “Conservative
Turn”, Singapore: ISEAS, 2013
Proverawati, Atikah & Citra Setyo Dwi Andhini, Imunisasi dan Vaksinasi, Yogyakarta:
Nuha Medika, Cet. 1, 2010
Raisuniy, Quthb, Shina’at al-Fatwa fi al-Qadhaya al-Mu’asharah – Ma’alim wa Dhawabith
wa Tashihat, Beirut: Dar Ibn Hazmin, 2014
Zuhaily, Wahbah, Nazhariyyah al-Darurat al-Syar’iyyah, Beirut: Maktabah Risalah,
1985

Published

2022-01-19