MUJTAHID, AKHBARI DAN USHULI METODE ISTINBATH HUKUM DALAM TRADISI MAZHAB SYI’AH

  • Musawar Musawar Fakultas Syari’ah UIN Mataram
  • Muhammad Harfin Zuhdi Fakultas Syari’ah UIN Mataram
Keywords: Syi’ah, Wilayat al-faqih, ijtihad, marja’ al-taqlid, akhabri, ushuli

Abstract

Otoritas keagamaan dalam tradisi mazhab Syi’ah diyakini berada
di tangan para imam. Dengan atribut kemaksumannya, imam diklaim
memiliki otoritas sebagai penafsir firman Allah. Setelah era para imam
berlalu, maka estafeta kepemimpinan berada di pundak para ulama. Atas
dasar inilah segala urusan berkaitan dengan pemerintahan dan keagamaan
berada di tangan seorang atau sejumlah faqih yang tergabung dalam instutusi
wilayat al-faqih. etting sosial munculnya marja’ al-taqlid ditengarai oleh
perbedaan dua faksi dalam dalam mazhab syi’ah, Akhbari dan Ushuli. Akhbari
diindentifikasi sebagaikelompok tekstualis dan skripturalis yang menolak
prinsip-prinsip rasional dalam memahami nash al-Qur’an dan Sunnah. Mereka
menolak metode qiyas, ijtihad dan khabar wahid. Sedangkan Ushuli adalah
kelompok yang mengakomodir prinsip rasional dalam memahami nash dan
menyimpulkan hukum-hukum berbasis ijtihad (penalaran sungguh-sungguh
berdasarkan syariat) bagi yang memiliki kompetensi dan memenuhi berbagai
persyaratan kualifikasi untuk itu. Namun bagi mereka yang tidak memiliki
kualifikasi ijtihad diwajibkan untuk mengikuti para mujtahid. Proses inilah
yang disebut sebagai taqlid dan ulama yang mempraktikkan ijtihad yang
dipilih untuk diikuti disebut sebagai marja’al-taqlid.

References

A.Kamil dalm ttp://www.alhassanain .com/indonesian /articles /articles/
jurisprudence _principles _library/ jurisprudence _sciences/studies/
Abdulaziz Abdulhussein sachedina, The Just Ruler in Shi’ite Islam: the Conperehensive
Authority of the jurist in Imamite Jurisprudence (New York, Oxford: Oxford
University press, 1988)
Addul Majid al-Khuniy , dalam Darurat al-Ijtihad wa Dhawabit, Hasil mu’tamar ke
XIII al-Fikr al-Islamiy, di http://elazhar.com/conf_au.
Ahkbari”. http://en.wikipedia.org/wiki/Akhbari.
al-‘Allamah Murtada al-Askariy, al-Khumus Inda al-Syi’ah al-Imamiyah, dalam
http:// www.aqaedalshia.com/aqaed/khoms/index.htm.
Amin Abdullah, Makalah, “Pendekatan Islamic Studies Untuk Memperkuat Daya
Saing Perguruan Tinggi” (Pascasarja IAIN Mataram Lombok 19 Maret 2012),
Amin Farazala Al Malaya, http://SYI’AHali.wordpress.com/2010/10/01/institusimarja-
al-taqlid-dalam-tradisi-SYI’AH-bukan-karena-hasil-konfrontasi-ushulidengan-
Akhbari/
Andrew J. Newman. “The Akhbari-Ushuli Dispute: in Late Safawid Iran” dalam
Bulletin of the School of Oriental and African Studies. London: University of
London, tth
Ayat Allah al-Uzma Syaekh Yusuf al-Sani‘, al-Ta‘liqah ‘Ala al-Tahrir al-Wasilah,
(Matba’ah Mu’assah al-Aruj, Muassah Tanzim al-Nasyar Athar al-Khunmainiy,
1431 H
Ayatullah al-Sayid Muhammad al-Husai al-Husainiy al-Tahrani, dala Syurut al-
Mujtahid Inda Syi’ah, http:// motaghin .com/ar_ article
Dikutip dalam “Twelvers/Ithna Ashari Islamic Schools of Thought”. http://www.
globalsecurity. org/ military/islam- ithna-ashari2.htm.
Fauzan Hilman, dalam http://faudhul.blogspot.com/2011/12/kedudukan-marjataqlid-
di-dunia- Syi’ah.
Hamid Algar,”Akhbariyah” dalam Ensiklopedi Oxford Dunia Islam, Jilid I, ed. John
L. Esposito (Bandung: Mizan, 2002)
Hasan Hanafi, min al-Nahsh ila al-Waqi’ (Kairo: Markaz al-Mathba’ah li al-Nasyr,
2004)
http://Syi’ahali.wordpress.com/2012/05/13/pandangan-prof-dr-azyumardiazra-
mengenai-SYI’AH-antara-SYI’AH-dengan-ahlu-sunnah-lebih-anyakpersamaannya-
ketimbang-perbedaannya-sedik it-perbedaan-hanyamenyangkut-
hal-yang-tidak-prinsipil-mi
Juan R. Cole, “Imami Jurisprudence and the Rule of the Ulama: Mortaza Ansori on
Emulating thesupreme Exemplar”, dalam religion…,39.
Kamaluddin Nurdin Marjuni, Syi’ah Imamiyah Itsna ‘Asyariyah http://dr-kamaluddinnurdin.
blogspot.com/2012/04/ SYI’AH-imamiyah-itsna-asyariyah.html
Muhammad Abd al-Rahman bin Abd al-Rahim, Tuhfah al-Awaz bisyarh Jami’ al-
Tirmiziy, (Bairut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, tt
Said Amir Arjomand, The Shadow of God and The Hidden Imam: Religion, Political
Order, and Societal Change in Sbi’ite Iran from the Beginning to 1890 (Chicago
& London: University of Chicago Press, 1984).
Sumber: http://www.Akhbari.org/differences.htm dan lihat juga dalam Amin
Farazala Al Malaya, http://Syi’ahali.wordpress.com/ 2010/10/01/institusimarja-
al-taqlid-dalam-tradisi- Syi’ah -bukan-karena-hasil-konfrontasi-ushulidengan-
Akhbari.
Twelvers/Ithna Ashari Islamic Schools of Thought,” http://www.globalsecurity.
com.org/ military/ islam - ithna -ashari2.htmr.
Umi Sumbulah, “Institusi Marja’ Al-Taqlid Dalam Tradisi Syi’ah:Konfrontasi Ushuli-
Akhbari”, dalam Jurnal eL-Qisth Fakultas Syariah UIN Malang tahun 2004.
Published
2018-06-29
Section
Articles